Dokumen Rahasia Agama Syi’ah Imamiyah Link: http://dreamcorner.net/catatan/religi/dokumen-rahasia-agama-syi–ah-imamiyah/ 23 Juni 2009 / 14 Rajab 1430 Hijr Inilah DOKUMEN RAHASIA sekte agama Syiah, tentang misi jangka panjang mereka (50 th), untuk menegakkan kembali dinasti Persia yang telah runtuh oleh Islam berabad-abad lamanya, sekaligus membumi-hanguskan negara-negara Ahlus Sunnah, musuh bebuyutan mereka. Dokumen ini disebarkan oleh Ikatan Ahlus Sunnah [...]
Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘Ahlus-Sunnah’
Protocols of the Elders of Qum (Terjemahan Indonesia)
Diposkan dalam Uncategorized, Label Ahlus-Sunnah, ahlussunnah, Iran, Khomeinisme, peringatan, protokol ulama jahat syi'ah, Rafidhah, rahasia syi'ah iran, Saba'isme, Saba'iyyah, Syi'ah, terorisme, Yahudiyyah pada 26 November 2009 | 2 Komentar »
Lamudduril-Mantsur minal-Qaulil-Ma’tsur (265-268)
Diposkan dalam Fatwa Ulama, Manhaj, Nasihat, Label Ahlus-Sunnah, ahlussunnah, beda salafi dengan hizbi, Salafiyyah, Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi, Syair-Syair pada 19 Oktober 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Oleh: Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi Syair-Syair [265.] Ibnu Baththah menyebutkan bait-bait ini, Asy-Sya’bi ia berkata, Ali bin Abi Thalib berkata kepada seorang laki-laki yang berteman dengan seseorang – yang ia tidak suka laki-laki itu bergaul dengannya: Janganlah berteman dengan saudara yang bodoh, hati-hatilah kamu dan jauhilah dia Betapa banyak orang yang bodoh [...]
Lamudduril-Mantsur minal-Qaulil-Ma’tsur (245-264)
Diposkan dalam Fatwa Ulama, Manhaj, Nasihat, Label Adab, Ahlus-Sunnah, ahlussunnah, Beberapa Faedah, beda salafi dengan hizbi, Nasihat, Salafiyyah, Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi pada 19 Oktober 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Oleh: Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi Beberapa Faedah, Nasihat, dan Adab [245.] Yahya bin Mu’adz berkata: [ Sejelek-jelek saudara adalah yang kamu sampai butuh mengatakan: “Ingatlah saya dalam doamu ... .” Dan sebagian besar manusia pada hari ini hanya saling mengenal, jarang ada yang berteman secara zhahir, apalagi persaudaraan dan persahabatan. Ini adalah [...]
Lamudduril-Mantsur minal-Qaulil-Ma’tsur (232-238)
Diposkan dalam Fatwa Ulama, Manhaj, Nasihat, Label Ahlus-Sunnah, ahlussunnah, beda salafi dengan hizbi, Salafiyyah, Shifat Al-Ghuraba’, Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi pada 19 Oktober 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Oleh: Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi Shifat Al-Ghuraba’ [232.] Al Fudhail bin Iyadh berkata: “Ikutilah jalan-jalan petunjuk! Dan tidak akan merugikanmu meskipun sedikit orang yang menempuhnya. Sebaliknya, jauhilah jalan-jalan kesesatan! Dan jangan tertipu dengan banyaknya orang-orang yang celaka di dalamnya.” (Al-I’tisham: 1/112) [233.] Al-Hasan Al-Bashri berkata: “Amal yang sedikit dalam Sunnah lebih baik [...]
Lamudduril-Mantsur minal-Qaulil-Ma’tsur (228-231)
Diposkan dalam Fatwa Ulama, Manhaj, Nasihat, Label Ahlus-Sunnah, ahlussunnah, beda salafi dengan hizbi, Salafiyyah, Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi pada 19 Oktober 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Oleh: Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi Membantah Ahli Bid’ah Harus dengan As Sunnah [228.] Umar bin Al-Khaththab berkata: “Akan datang orang-orang yang akan mendebatmu dengan ayat-ayat mutasyabihat dari Al-Quran, maka bantahlah mereka dengan As-Sunnah karena sesungguhnya Ahlus-Sunnah paling tahu kandungan Kitab Allah Azza wa Jalla.” (Al-Hujjah: 1/313, Asy-Syari’ah: 58, Ad-Darimi: 1/62, nomor 119, [...]
Lamudduril-Mantsur minal-Qaulil-Ma’tsur (220-223)
Diposkan dalam Fatwa Ulama, Manhaj, Nasihat, Label Ahlus-Sunnah, ahlussunnah, beda salafi dengan hizbi, Salafiyyah, Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi pada 19 Oktober 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Oleh: Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi Sebab-Sebab Jatuhnya Seseorang Kepada Bid’ah Dan Hawa Nafsu [220.] Ibnu Baththah Al-Ukbari berkata: “Saya pernah melihat sekelompok manusia yang dahulunya melaknat dan mencaci ahli bid’ah, lalu mereka duduk bersama ahli bid’ah untuk mengingkari dan membantah mereka dan terus menerus orang-orang itu bermudah-mudah, sedangkan tipu daya itu sangat [...]
Lamudduril-Mantsur minal-Qaulil-Ma’tsur (211-219)
Diposkan dalam Manhaj, Nasihat, Label Adakah Taubat Bagi Ahli Bid’ah?, Ahlus-Sunnah, ahlussunnah, beda salafi dengan hizbi, Salafiyyah, Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi pada 19 Oktober 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Oleh: Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi Adakah Taubat Bagi Ahli Bid’ah? [211.] Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah menghalangi taubat dari ahli bid’ah.” (Dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah nomor 1620) [212.] Dari Abu Amru Asy-Syaibani ia berkata: “Selalu dikatakan bahwa Allah enggan (menolak) memberi taubat kepada ahli bid’ah dan ia tidak [...]
Lamudduril-Mantsur minal-Qaulil-Ma’tsur (198-210)
Diposkan dalam Fatwa Ulama, Manhaj, Nasihat, Label Ahlus-Sunnah, ahlussunnah, beda salafi dengan hizbi, menghalalkan darah kaum Muslimin dan memusuhi Ahlus-Sunnah, Salafiyyah, salafy bukan teroris, Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi, Titik (Tujuan) Akhir Ahli Bid’ah dan Sifat-Sifat Mereka pada 19 Oktober 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Oleh: Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi Titik (Tujuan) Akhir Ahli Bid’ah dan Sifat-Sifat Mereka [198.] Dari Abu Qilabah ia berkata: “Tidaklah seseorang berbuat bid’ah melainkan (suatu saat) ia akan menganggap halal menghunus pedang (menumpahkan darah).” (Al-I’tisham: 1/112 dan Ad-Darimi: 1/58, nomor 99) [199.] Ayyub menamakan para mubtadi’ itu (sebagai) Khawarij dan ia menyatakan [...]
Lamudduril-Mantsur minal-Qaulil-Ma’tsur (193-197)
Diposkan dalam Fatwa Ulama, Manhaj, Nasihat, Label Ahlus-Sunnah, ahlussunnah, beda salafi dengan hizbi, Hukuman Terhadap Ahli Bid’ah, Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi pada 19 Oktober 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Oleh: Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi Hukuman Terhadap Ahli Bid’ah [193.] Syaikhul-Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan: “Dan wajib dikenakan hukuman terhadap orang-orang yang menisbatkan dirinya kepada ahli bid’ah, membela dan memuji mereka, atau menyanjung dan mengagungkan tulisan-tulisan mereka, atau mengemukakan alasan bahwa ucapan (bid’ah) ini tidak dapat difahami apa maksudnya? Atau mempertanyakan benarkah mereka [...]
Lamudduril-Mantsur minal-Qaulil-Ma’tsur (192)
Diposkan dalam Fatwa Ulama, Manhaj, Nasihat, Label Ahlus-Sunnah, ahlussunnah, beda salafi dengan hizbi, hizbi, Pengaruh Buruk Akibat Memuji Ahli Bid’ah, Salafiyyah, salah paham, Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi pada 19 Oktober 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Oleh: Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi Pengaruh Buruk Akibat Memuji Ahli Bid’ah [192.] Abul Walid Al-Baji dalam kitabnya, Ikhtishar Firaqil-Fuqaha ketika menyebutkan keadaan Abu Bakar Al-Baqillani mengatakan: “Abu Dzar Al-Harawi telah menceritakan kepadaku bahwa ia condong kepada madzhab Al-Asy’ari.” Maka saya tanyakan dari mana ia dapatkan madzhab ini. Katanya: “Saya pernah berjalan bersama [...]