Oleh: Al-Ustadz Dzulqarnain (Rabu, 05-Agustus-2009)
Pertanyaan:
Katanya Salafy melarang demonstrasi, lalu kenapa wahdah-salafy melakukannya?
Jawab:
Siapa yang mengatakan Wahdah itu salafy? Sekarang yang mengaku salafy itu banyak, boleh saja semua orang mengaku salafy, tapi belum tentu dia salafy.
Salafy itu bukanlah jubah yang dipakai siapapun yang ingin memakainya, kemudian dia katakan bahwa dirinya adalah salafy.
Tidak, tapi salafy adalah sebuah keyakinan yang tergambar, tertanam dalam diri seseorang dan dari amalannya menunjukkan hal tersebut, inilah yang disebut salafy.
Adapun Wahdah-Islamiyyah mereka jauh dari penamaan Salafiyyah. [1.] Tidak ada orang-orang salafy yang melakukan demonstrasi. [2.] Kemudian tidak ada dari kalangan salafiyun yang membolehkan bai’at, mereka (Wahdah) mempunyai bai’at. [3.] Tidak ada dari kalangan salafiyyun yang membagi tauhid menjadi 4, salah satunya Tauhid Hakimiyyah. [4.] Dan tidak ada dari kalangan salafiyyun yang memperbolehkan berbilangnya jama’ah Islamiyah seperti yang dilakukan oleh orang-orang Wahdah. [5.] Dan tidak ada dari salafiyyun yang membela Ahlul-Bid’ah. [6.] Dan tidak ada dari salafiyyun yang memunculkan manhaj Muwazanah. Ini sebagian kerusakan orang-orang Wahdah Islamiyyah.
Kalau mengaku boleh saja mereka mengaku, dan perlu saya beritahu, pegakuannya kalau mereka mengatakan salafy itu ujung-ujungnya adalah duit (uang, -ed.). Dan saya sangat kenal akan perbuatan mereka. Mereka punya camp (tempat, -ed.) pelatihan di Philiphina, kemudian yang melakukan pengeboman di Makassar adalah kebanyakan orang-orang yang ikut pengajian mereka, maka ini jauh dari penamaan salafiyyah.
Tapi kalau untuk mendatangkan orang-orang dari luar, misalnya Saudi, (mereka mengatakan): “Kami Salafy, ayo ajarkan Tauhid kepada kami”.
Begitulah seruannya: “ajarkan tauhid kepada kami”, tapi ustadz-ustadznya sendiri…, coba antum cari ceramah-ceramahnya yang mengajarkan tauhid, mungkin kalau mengajarkan, mengajarkan tapi tidak tergambar bahwa mereka punya perhatian khusus terhadap tauhid.
Na’am, kemudian mendatangkan ulama-ulama dari Saudi, tapi kalau berbicara di kaset membicarakan pemerintahan Saudi dengan pembicaraan yang sangat keji dan tidak pantas. Kalau ada duit bicaranya bagus, tapi kalau tidak ada duit bicaranya mencela dan menjelekkan.
Sumber: Transkrip tanya-jawab Daurah Masjid Jajar Solo (15-17 Mei 2009)
http://almakassari.com/artikel-islam/manhaj/katanya-salafy-melarang-demonstrasi-lalu-kenapa-wahdah-salafy-melakukannya.html#more-568
Sejak kapan wahdah islamiyah demo..? alahai ustad.. ada buktinya nggak apa yg antum bicarakan, jangan asal ngomong ustad kudu bukti…. semoga ALLAH mengampuni dosa antum wahai ustad kebir..
Zulqor jangan main fitnah loe,loe Syirik aja sama ustat2 wahdah yg lulus ke madinah..semua yg si Zulqor katakan itu adalah Fitnah…coba aja ngaji di wahdah…klu ada semua yg di katakan si Zulqor…